Cerita yang masih berlanjut.
Galang, seorang pemuda yang lelah dengan rutinitas tanpa arah, duduk termenung di stasiun kereta dengan penyesalan menumpuk. Menyadari hidupnya terjebak di titik nadir, ia bertekad berhenti mengeluh dan mulai merajut ulang masa depannya lewat langkah-langkah kecil. Perjalanannya dimulai dengan audit kehidupan secara jujur di sebuah buku catatan hitam. Galang memetakan masalahnya, memperbaiki fondasi spiritualnya dengan menegakkan sholat tepat waktu dan membaca Al-Qur'an, serta mengubah mentalitasnya menjadi seorang pembelajar. Ia juga menyusun visi satu tahun ke depan, menyortir lingkaran pertemanannya, dan rutin melatih keterampilan baru setiap hari. Ujian terberat datang ketika rasa bosan dan keraguan melanda di tengah jalan. Namun, berkat disiplin mengisi habit tracker harian dan membiasakan sedekah kecil, Galang bertahan melewati bulan-bulan penuh tekanan. Waktu berlalu cepat hingga mendekati akhir tahun targetnya. Saat ia menoleh ke belakang di tempat yang sama peron stasiun kereta itu hidupnya telah berubah total. Galang tersenyum puas, merasa bahwa kerja kerasnya akhirnya terbayar lunas. Namun, senyum itu mendadak kaku saat ponselnya bergetar hebat. Sebuah pesan singkat dari nomor yang sudah lima tahun mati masuk ke layar: "Gue udah balik. Jangan coba-coba lari lagi, Galang."
Dibaca
Bab
Status
Total kata
Mulai dari
Bab 1 - BAB 1 : SUARA KERETA YANG MEMBUKA MATA
First book project
oleh
Suhendar0 dibaca