Tika Apriyanti
30 hari mengejar cinta jeanne
Mulai membaca
Pagi itu, Jeanne tiba sedikit lebih siang dari biasanya. Rutinitas yang sama masih terlihat di setiap sudut kantor Fiora. Matanya mengamati sekeliling, memperhatikan orang-orang yang tetap bekerja dengan penuh semangat meski masa depan perusahaan sedang berada dalam ketidakpastian.
Melihat antusiasme mereka untuk mempertahankan perusahaan membuat Jeanne semakin menyadari bahwa kepergiannya ke Jepang bukan hanya menyangkut dirinya sendiri. Ada harapan banyak orang yang kini turut bergantung pada keberhasilan kolaborasi tersebut.
Dengan mantap, ia mendorong pintu ruang rapat dan mendapati Robert bersama beberapa anggota senior tim telah duduk menunggunya. Kecemasan tergambar jelas di wajah mereka. Tidak seorang pun berani menatap Robert secara langsung, kecuali Jeanne.
Dibandingkan rekan-rekannya, Jeanne memang lebih berani menghadapi Robert. Mungkin karena mereka sudah bekerja bersama sejak sebelum keduanya dipindahkan ke Jakarta. Hubungan mereka tidak hanya terbatas sebagai atasan dan bawahan. Robert bahkan pernah bertemu dengan Miguel ketika ayah Jeanne berkunjung ke Italia.
Saat itu, Jeanne mengajak Miguel melihat kantor tempatnya bekerja. Tak disangka, Robert yang memiliki darah Meksiko segera terlihat akrab dengan Miguel. Keduanya berbincang panjang seperti dua orang yang telah saling mengenal selama bertahun-tahun.
Kedekatan itulah yang kemudian membuat Miguel merasa lebih tenang ketika Jeanne diminta pindah ke Indonesia, tanah kelahirannya yang telah lama ia tinggalkan. Setidaknya, Miguel tahu bahwa putrinya akan bekerja bersama seseorang yang telah dikenalnya dan dapat dipercaya.
"Maaf, aku sedikit terlambat,” ucap Jeanne tegas sambil mengeluarkan laptop dari dalam tasnya.
"Tidak perlu khawatir,” sahut Robert datar. Ia membalikkan badan untuk memastikan layar proyektor telah menampilkan materi dari laptopnya dengan baik.
Tanpa banyak basa-basi, Robert membuka rapat pagi itu. Ia menjelaskan secara lebih terperinci mengenai rencana yang akan mereka jalankan selama tiga bulan ke depan.
Pada bulan pertama, Fiora akan mengirimkan beberapa perwakilan dari Indonesia, termasuk Jeanne, untuk mengeksekusi desain dan memulai proses produksi. Dalam periode yang sama, mereka juga akan mengumumkan kolaborasi tersebut kepada media dan meluncurkan koleksi terbaru Fiora.
Dua bulan berikutnya akan digunakan untuk mengukur keberhasilan kolaborasi itu. Jika angka penjualan meningkat setidaknya tiga puluh persen secara berturut-turut selama dua bulan dibandingkan penjualan bulan terakhir, manajemen akan membatalkan rencana penutupan cabang Fiora di Indonesia. Namun, jika penjualan justru semakin menurun, ancaman pemecatan akan berada tepat di depan mata mereka.
"Jeanne, silakan.”
Robert bergeser dari tempatnya, memberikan ruang agar Jeanne dapat berdiri tepat di samping layar proyektor.
Jeanne bangkit dari kursinya, lalu mulai menjelaskan rancangan-rancangan yang telah dibuat berdasarkan hasil pengamatannya. Ia juga memaparkan perubahan segmen pelanggan yang ingin mereka jangkau melalui koleksi terbaru Fiora.
Indonesia dan beberapa negara lain di Asia memiliki populasi muslim yang cukup besar. Karena itu, Fiora tidak lagi hanya berfokus pada rancangan khas Italia yang eksotis. Mereka akan mulai menciptakan pakaian yang tetap membawa identitas Fiora, tetapi dengan potongan yang lebih tertutup sehingga dapat dikenakan oleh perempuan berhijab.
Gurat haru terpancar dari tatapan Robert saat mendengarkan penjelasan Jeanne. Sebelumnya, ia tahu betapa sulitnya bagi perempuan itu untuk menerima gagasan tersebut. Jeanne menganggap kolaborasi dan perubahan yang mereka rencanakan telah melenceng terlalu jauh dari prinsip awal Fiora.
Namun, setelah memikirkannya dengan lebih matang dan kembali berdiskusi dengan Robert dalam keadaan yang lebih tenang, Jeanne mulai memahami bahwa perubahan tidak selalu berarti kehilangan jati diri. Mungkin, inilah satu-satunya cara agar Fiora dapat tetap bertahan tanpa sepenuhnya meninggalkan identitas yang selama ini mereka bangun.
Bab selanjutnya
Lanjutkan ke bab berikutnya dari 30 hari mengejar cinta jeanne.