Aku lahir tahun 1998, aku anak pertama bagi ibuku dan aku anak ke tiga bagi ayahku, aku punya saudara perempuan 2, kami beda Ibu tapi 1 ayah hehe. Aku tidak ingat apapun tentang ibuku, dia meninggalkan kala itu aku umur 3tahun. Kalau kata ayahku, ibuku pergi ke Malaysia untuk jadi tki masa itu, jujur sedih saja waktu itu. Aku hanya dikirimin baju saja pas tahun permata beliau di Malaysia, sampai akhirnya tidak ada kontak sampai sekarang. Saat umur 5 tahun aku dipaksa tinggal dengan kakek nenekku mereka orang tua ibuku, aku ga betah karna mereka suka menekan, suka menghasut dan jahat 😢. Bahkan aku pernah diancam ingin dibunuh oleh kakekku karna aku ingin tinggal dengan ayahku. Sampai saat inipun aku tidak pernah lagi bertemu dengan keluarga ibuku sangking traumanya. Oh ya ibuku sampai saat ini gada kabar dan aku sudah lupa dengan wajahnya. Kalaupun ada waktu bertemu aku tidak akan mau melihatnya. Sekarang aku sudah 27tahun bisa dibayangkan aku ditinggal oleh orang yg hanya melahirkanku saja.
Rasa iri itu ada banget karna hanya aku yg punya Ibu tapi rupa dan orangnya gada. Aku sekarang sudah jadi Ibu, melahirkan tanpa Ibu, menikah tanpa Ibu, dan sekarang aku tidak mau jadi seperti ibuku, yg meninggalkan anaknya sendiri tanpa perannya. Karna aku tau trauma yg kudapat sampai saat ini masih berbekas. Maka dari itu Anaku tidak akan jadi aku yg dulu. Aku ingin berpesan kepada pembacaku, jadilah Ibu yg bertanggung jawab terhadap anaknya, jadilah Ibu pedoman bagi anaknya, jadilah Ibu yg baik bagi anakmu, karna suatu saat hanya anakmu yg mampu mengurusmu ketika tua nanti. Tapi maaf untuk ibuku aku tidak bisa menerima dirimu, entah saat ini kamu masih hidup atau matipun aku tidak akan memaafkan dirimu. Aku harap kamu bahagia, sehat, dan lupakan aku sebagai anakmu. Dan akupun berharap anakku tidak akan merasakan apa yg ibunya rasakan. Sekian terimakasih
